YANG BISA KAMU COBA

Pilih satu fokus utama, lalu periksa apakah pesan masih terbaca pada layar kecil.

Tentukan urutan yang ingin dibaca

Mulai dengan judul, gambar, dan keterangan singkat. Beri ukuran atau posisi yang paling kuat pada unsur terpenting. Kalau semua unsur dibuat besar, mata justru sulit menentukan titik awal.

Coba tutup sebagian detail dan lihat apakah pesan utamanya tetap terbaca. Ruang kosong memberi jeda; kamu tidak perlu mengisi setiap sudut dengan elemen baru.

Gunakan batas bingkai sebagai keputusan

Geser subjek ke kiri atau kanan untuk memberi tempat bagi judul. Hindari memotong bagian penting secara tidak sengaja. Perhatikan garis, arah tatapan, atau ruang gerak yang bisa mengarahkan mata menuju pesan.

Periksa versi potongan untuk beberapa ukuran. Foto yang bekerja pada layar lebar belum tentu menyisakan detail penting ketika dipotong menjadi persegi. Simpan versi sumber dan tentukan area aman sebelum membuat turunannya.

Pilih warna sesuai fungsi

  1. Gunakan satu warna utama untuk identitas atau penekanan.
  2. Pilih latar yang membuat teks dan subjek mudah dibedakan.
  3. Tambahkan label atau bentuk agar makna tidak bergantung pada warna saja.
  4. Lihat desain dalam tampilan abu-abu untuk memeriksa hierarki terang dan gelap.

Pilihan warna dapat membangun suasana, tetapi keterbacaan tetap perlu diperiksa. Hindari teks tipis di atas foto yang ramai. Letakkan teks di area tenang atau gunakan permukaan yang memberi kontras cukup.

Latihan: satu cerita, tiga keputusan

Buat cover untuk cerita “menata sudut kerja”. Pilih satu foto hasil akhir, tulis judul singkat, lalu tambahkan satu keterangan yang membantu. Setelah itu, catat alasan pemilihan gambar, posisi judul, dan warna aksen.

Lihat cover di ponsel tanpa memperbesar. Minta seseorang menyebutkan apa yang pertama dilihat dan pesan yang ditangkap. Gunakan respons itu untuk memperbaiki urutan visual. Simpan izin pakai gambar dan jelaskan bila gambar merupakan ilustrasi, bukan dokumentasi.